Tuangkan Kreasimu, Selamatkan Bumimu di Taman Karya 2019

  • uai

            Jakarta (13/07) – Korps Mahasiswa Ilmu Komunikasi (KOMIK) Universitas Al Azhar Indonesia menggelar acara “Taman Karya 2019” yang merupakan program kerja yang rutin dilakukan tiap tahunnya. Yang menarik pada tahun ini, Taman Karya mengangkat tema “Rumah Ramah” yang sekaligus sebagai bentuk kampanye peduli lingkungan yang dilakukan oleh generasi muda. Isu lingkungan yang kian hari semakin menarik untuk dibahas menjadikan keresahan yang hadir dalam individu mahasiswa untuk bisa diangkat kemudian menjadi sebuah karya seni yang layak untuk ditunjukan kepada masyarakat luas. Acara ini juga menggunakan konsep dengan tema tersebut, kegiatan ini dikemas dengan konsep elaborARTeyang memiliki makna menguraikan sampah untuk menciptakan seni. Berlokasi di Jakarta Creative Hub, acara yang berlangsung selaman dua hari ini juga turut mengundang beberapa seniman dan narasumber dalam sesi talkshow dan bincang seru yaitu, Adhitiyasanti (Manager Program Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik) yang membawakan materi bertajuk “Dampak Plastik Serta Perekembangan Peraturan Tentang Plastik di Indonesia” dan Seminar mengenai “Pengalaman Berseni” yang dibawakan oleh @the_ayankz. Dibuka oleh Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Alma Mandjusri, SS., M.Ikom acara ini juga menghadirkan berbagai workshop menarik yang diikuti oleh berbagai kalangan muda dari dalam dan luar kampus.

            Menggunakan  tagline “Tuangkan Kreasimu, Selamatkan
Bumimu”  acara ini bertujuan agar para mahasiswa/i
dan pecinta seni memiliki kesempatan untuk menampilkan karya seni mereka,
menyuarakan keinginan mereka melalui sebuah karya seni serta menuntun
mahasiswa/i untuk dapat mengapresiasi karya seni hingga nantinya akan berguna
bagi creative industry. Selain tiga
workshop karya seni yang dihadirkan yaitu : Sashiko, Lettering dan Art on
Fabric, acara ini juga menggelar pameran karya seni dari berbagai seniman muda
yang keseluhurannya hampir berbahan dasar sampah. Sampah yang kerap mejadi
persoalan lingkungan yang tak kunjung usai ini, kemudian disulap dengan tangan-tangan
kreasi seniman menjadi sebuah karya yang luar biasa. Pameran karya ini semakin
menarik, karena dikemas dengan narasi yang ditulis untuk menjelaskan emosi yang
digambarkan oleh masing masing karya seni. Botol plastik, sedotan dan tutup
botol menghiasi dinding pameran seni yang berlangsung selama dua hari ini.

            Terdiri dari 4 rangkaian acara yaitu : Campaign mengenai gerakan aksi sosial dari isu sampah plastik yang semakin merusak lingkungan serta kehidupan. Campaign ini dikemas dengan membuat spot pengumpulan sampah plastik berupa botol plastik, sedotan plastik dan wadah plastik yang nantinya sampah tersebut akan didaur ulang menjadi suatu karya seni, Art Workshop yang terdiri dari Art On Fabric, Lettering dan Sashiko, Art Interactive dengan menyediakan beberapa art spot yang interactive dengan pengunjung, Art Exhibition yaitu Pameran seni ini akan menjadi wadah untuk para mahasiswa/i maupun komunitas seni yang ingin menampilkan karayanya dan Inspiring Talkshow yang mengundang berbagai narasumber muda yang memiliki kegiatan aktif di lingkungan dan seni. Seni adalah salah satu cara penyampaian pesan dan emosi yang sangat menarik, semoga dengan diadakan acara ini dapat meningkatkan kepedulian masyakat khususnya generasi muda terhadap aspek lingkungan, sampai jumpa di Taman Karya tahun berikutnya.

Source: Berita UAI